Monday, October 9, 2017

CONTOH LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (Bab II)

BAB II
PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

A.   Tempat dan Waktu Pelaksanaan Praktik
1. Keterangan Singkat Perusahaan
Asia Pacific Fibers yang sebelumnya dikenal sebagai Polysindo Eka Perkasa memulai kegiatanya pada tahun 1984, sebagai produsen dan pemasar chippoliester, serat dan benang filamen dengan mendirikan pabrik benang filamen manufaktur di Kaliwungu Kendal, Semarang - Jawa Tengah Indonesia. Dalam tahun -  tahun berikutnya, perbaikan terus menerus dibuat dalam infrastruktur perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan dengan portofolio produk yang ditingkatkan permintaan untuk produk perusahaan di pasar domestik dan ekspor terus tumbuh dengan mantap.
Pada taun 90-an, perusahaan memulai ekspansi pabrik hulu dengan mendirikan sebuah pabrik manufaktur PTA dan serat poliester pabrik di Karawang Jawa Barat, Indonesia. Pada tahun 1997, perusahaan ini tegas ditetapkan sebagai produsen poliester terkemuka di Indonesia.
Namun, perjalanan dilanjutkan pada 2 Desember 2009, dalam upaya untuk meningkatkan semua aspek kinerja perusahaan selangkah lebih maju diambil untuk mengubah nama perusahaan dari PT. Polysindo Eka Perkasa Tbk. menjadi PT. AsiaPacific Fibers Tbk. Nama baru ini terutama dirancang untuk mencerminkan jangkauan pasar yang meningkat dari perusahaan di seluruh dunia dan konsisten dengan prospek peningkatan dalam hal pemulihan kuat dari pasar dan kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Kaliwungu yang Barmag baris Pabrik serat stapel memiliki kapasitas tahunan sebesar 187.000 MT dan terdiri dari 11 baris berputar dan 8 jalur serat. Ini konfigurasi manufaktur yang terintegrasi, memiliki PTA / Polimer / Serat dalam satusitus, membuat fasilitas manufaktur Karawang yang unik dan memberikan "ekonomi-of-skala" untuk memproduksi produk - produk berkualitas yang konsisten dengan biaya kompetitif. Unit manufaktur benang berlokasi di Kaliwungu, Jawa Tengah, Indonesia mengoperasikan pabrik POY terbesar di dunia di bawah satu atap.
Asia Pacific Fibers memproduksi berbagai jenis Serat Polyester Staple reguler dan khusus. Yaitu sebagai berikut : Serat Staple Polyester Aplikasi ( Semi Dull Baku Putih, Semi Dull Optical Bright, serat Bright ), Serat Katalog Produk Khusus ( Serat Staple Polyester Aplikasi, Polyester Tow Aplikasi, dan Khusus filament Benang, Regular Filament Benang ).
Visi PT. Asia Pacific Fibers Tbk. adalah menjadi salah satu Perseroan kelas dunia dengan penciptaan produk terbaik dengan secara konsisten menyediakan produk - produk yang senantiasa memuaskan pelanggan.
Misi PT. Asia Pacific Fibers Tbk. adalah untuk menciptakan keunggulan bersaing berupa penciptaan produk yang berkualitas prima dengan biaya yang kompetetif dan upaya penyerahan tepat waktu serta inovasi produk yang berkesinambungan.

2. Waktu Pelaksanaan Prakerin
Waktu pelaksanaan Praktik Kerja Industri ( Prakerin ) ini dilaksanakan :
1.    Pada Tahap 1 yaitu mulai dari tanggal 17 Desember 2013 sampai tanggal 31 Januari 2013.
2.    Pada Tahap 2 yaitu mulai dari tanggal 24 Juni 2013 sampai tanggal 31 Juli 2013.
Masuk Prakerin mulai pukul 08.00 WIB - pulang Prakerin pukul 16.00 WIB. Waktu istirahat ketika Prakerin mulai pukul 12.00 – 12.30 WIB.   

3. Alamat Perusahaan

PT. Asia Pacific Fibers Tbk. merupakan anggota dari Asosiasi Produsen Serat Sintetis Indonesia atau Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia ( APSYFI ). Lokasi perusahaan beralamat di Desa Nolokerto, Jalan Raya Kaliwungu Km.19 - Kaliwungu Kendal yang merupakan cabang dari perusahaan pusat yang berada di Karawang Jawa Barat.

B.   Kegiatan yang Dilaksanakan
1.   Penempatan Kerja Selama Prakerin dan Waktunya
Penempatan kerja selama Prakerin di PT. Asia Pacific Fibers Tbk. yaitu ditempatkan di Departement Store. Departement Store merupakan salah satu department dari kurang lebih 15 departement perusahaan yang masih berjalan aktif.
Department Store merupakan departemen yang berada diluar department produksi ( seperti Spinning 4 dan MKI ). Department Store adalah department yang mempunyai fungsi sebagai pusat tempat pengadaan dan penyimpanan barang. Terdapat gudang penyimpanan barang yang terdiri dari berbagai macam barang penunjang proses kegiatan produksi perusahaan, yang kemudian disimpan secara sistematika tertentu berdasarkan ketentuan penyimpanan dalam gudang / tempat penyimpanan yang disebut dengan gudang spare part, gudang raw materials ataupun gudang packing materials.
Gudang spare part menyediakan barang - barang yang berfungsi untuk menunjang kegiatan proses produksi. Gudang raw materials menyediakan barang - barang yang berfungsi untuk menunjang barang bahan baku produksi ( seperti chip polyster ). Dan gudang packing materials menyediakan barang -  barang yang berfungsi untuk menunjang proses packing ( pembungkusan ) produk sebelum dipasarkan. 
Kegiatan kantor yang dilakukan sehari hari adalah pekerjaan administrasi dan pembuatan bukti - bukti transaksi secara rutin sesuai dengan jenis barang yang keluar dan masuk ke dalam department.
                
2.   Uraian Tugas Yang Dilaksanakan
Tugas tugas yang dikerjakan di Departement Store adalah :
1.    Menerima Panggilan Telepon Masuk
2.    Melakukan Penggandaan Dokumen
3.    Menginput Data / Dokumen ke dalam Lembar Kerja Komputer 
4.    Mengarsip Data / Dokumen
5.    Melakukan Pengiriman dan Pengambilan Dokumen yang dikirim

1)   Menerima Panggilan Telepon Masuk
Telepon merupakan alat komunikasi yang paling sering digunakan dalam setiap kegiatan kantor di PT. Asia Pasifik Fibers Tbk. selain itu, E-mail juga merupakan alat komunikasi kedua yang sering digunakan. Telepon yang berada di Departement Store ada 2 yaitu : Telepon khusus untuk Manager Departement Store ( Bapak Rubiyanto S. ) dengan nomor ekstensi telepon 219 dan Telepon umum untuk para Karyawan Departement dengan nomor ekstensi telepon  213
Panggilan telepon yang sering masuk adalah dari dalam perusahaan ( Internal ) yang berasal dari department lain dengan keperluan tertentu menyangkut pekerjaan kantor yang dilakukan.
Menerima panggilan telepon merupakan pekerjaan yang sering dilakukan setiap hari dalam waktu dan kondisi tertentu. Biasanya panggilan telepon ditujukan untuk para karyawan yang berkepentingan. Kita kemudian harus segera menyampaikan telepon tersebut kepada orang yang ditujukan si penelpon.
Mengawali dan mengakhiri ketika menerima telepon dengan baik dan sopan serta memperhatikan etika bertelepon dalam sebuah kantor atau perusahaan. Seperti mengangkat telepon dengan tangan kiri, mengawali percakapan dengan salam dan tersenyum, bicara dengan baik dan sopan santun, selalu menanyakan identitas si penelepon, dan mencatat pesan yang diterima ke dalam buku telepon yang sudah tersedia di meja telepon.
           
2)   Melakukan Penggandaan Dokumen
Melakukan penggandaan dokumen merupakan salah satu kegiatan kantor yang pada umumnya sering dilakukan. Dokumen yang digandakan dapat berupa berbagai berkas kantor yang diperlukan untuk kepentingan pengarsipan atau dokumen rangkap ( double ) sesuai dengan keperluan.
Menggandakan dokumen dapat dilakukan dengan menggunakan Printer, Mesin Scanning maupun Mesin Foto Copy. Printer dapat digunakan untuk menggandakan dokumen yang telah dibuat dalam lembar kerja komputer yang kemudian dapat langsung dicetak menjadi dokumen jadi dengan jumlah yang diinginkan.
Kemudian penggandaan dokumen juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan mesin scanning yang berfungsi untuk men-scan (mengcopy dokumen asli) yang akan digandakan sesuai jumlah yang diinginkan, dan selanjutnya dapat dicetak melalui printer.
Selain itu, mesin yang sering digunakan dalam proses penggandaan dokumen adalah mesin foto copy. Mesin foto copy merupakan mesin khusus yang yang berfungsi untuk menggandakan dokumen di dalam kantor perusahaan. Mesin foto copy berukuran besar dan mampu menggandakan dokumen dengan jumlah yang tidak terbatas dan dalam waktu yang singkat dengan kecepatan penggandaan tertentu.
Ketiga peralatan kantor itulah yang biasa digunakan dalam melakukan proses penggandaan dokumen dalam kantor perusahaan.

3)      Menginput Data / Dokumen ke dalam Lembar Kerja Komputer 
Memasukkan data ke dalam lembar kerja computer atau menginput data, dilakukan sebagai langkah awal dalam pembuatan laporan kerja tiap bulannya. Menginput data bisa dilakukan dalam lembar kerja Microsoft Word ataupun Microsoft Excell. Menginput data dalam Ms. Word dapat berupa memo atau teks, sedangkan menginput data dalm Ms. Excell dapat berupa table dan kolom.

4)    Mengarsip Data / Dokumen
Melakukan penyimpanan dokumen / pengarsipan di dalam  kantor perusahaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkala di dalam kantor. Kegiatan kearsipan di dalam kantor merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk menyimpan file / dokumen penting sebuah perusahaan. Sebelum melakukan pengarsipan dokumen, harus dilakukan  kegiatan merekap data dan penyortitan terlebih dahulu. Dokumen yang ditangani ada beberapa macam sebagai berikut :
a.    Bon Pengambilan Barang ( BPB )
Bon pengambilan barang dibuat apabila terdapat pengeluaran barang yang diminta atau diperlukan baik dari karyawan perusahaan yang bersangkutan, yang membutuhkan barang di gudang penyimpanan Store sesuai keperluan masing – masing yang dibutuhkan.
b.    Nota Penerimaan Barang ( NPB )
Nota penerimaan barang dibuat setelah melakukan transaksi penerimaan barang dari toko atau perusahaan lain ( supplier ) yang masuk ke dalam gudang Store, yang kemudian barang tersebut disimpan sesuai jenis barang tiap gudang untuk menunjang kebutuhan kantor / perusahaan.
c.    Surat Jalan
Surat jalan dibuat sebagai bukti bahwa perusahaan telah melakukan transaksi pembelian barang kepada perusahaan lain yang dibutuhkan untuk barang penunjang kegiatan kantor maupun proses produksi dan sebaliknya. Surat jalan dibedakan menjadi 2 yaitu : Surat jalan masuk, dan Surat jalan keluar (gate pass).

Menyimpan dokunen dilakukan setelah melalui kegiatan menindaklanjuti dokumen sehingga menjadi dokumen yang siap untuk disimpan. Berikut ini adalah beberapa dokumen yang dapat disimpan / diarsip :
a.    Bon Pengambilan Barang ( BPB )
Menyimpan Bon Pengambilan Barang ( BPB ) dilakukan setelah melalui proses penyelesaian dokumen hingga proses siap disimpan. Penyimpanan BPB dilakukan dengan kategori dan sistematika urutan tertentu sesuai dengan departemen pengambilan barang yang dilakukan serta memperhatikan waktu / tanggal pembuatan BPB. Bon Penganbilan Barang disimpan dalan oudner kecil yang bersekat menunjukkan BPB tiap department yang berbeda. Bon Pengambilan Barang berdasarkan kategori FOH dan CAPEX dengan system tata urutan dalam kurun waktu satu tahun dan dilengkapi sekat tiap bulannya.
b.    Menyimpan Nota Penerimaan Barang ( NPB )
Menyimpan Nota Penerimaan Barang ( NPB ) dilakukan berdasarkan kategori dan sistematika nomor urut. NPB yang disimpan adalah copi atau salinan yang berwarna merah, sedangkan yang asli (yang berwarna putih) dikirim ke departemen accounting untuk proses lanjutan.
c.    Surat Jalan dan Slip Pengecekan
            Menyimpan surat jalan selalu dilakukan setelah melalui proses tertentu hingga siap disimpan. Surat jalan masuk maupun surat jalan keluar dapat dikategorikan dalam penyimpanan didalam oudner sebagai berikut :
*   Surat jalan masuk
a)    Surat jalan masuk dengan kategori pembayaran kredit dan cash disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, purchase order, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan ( berwarna merah ) dari berkas asli.
b)   Surat jalan masuk dengan kategori berdasarkan import disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, purchase order, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan ( berwarna merah ) dari berkas asli.
c)    Surat jalan masuk dengan kategori pembayaran FOH dan CAPEX disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, purchase order, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan ( berwarna merah ) dari berkas asli.
d)   Surat jalan masuk dengan kategori jenis barang Non Paper Tube disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, purchase order, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan dari berkas asli. Dan surat jalan masuk dengan kategori jenis barang Paper Tube disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, purchase order, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan dari berkas asli. Penyimpanan dilakukan berdasarkan suppliernya ( jenis perusahaan / toko ) barang tersebut berasal.
e)    Surat jalan masuk dengan kategori Poly Chips disimpan bersama dengan slip penimbangan, slip penerimaan barang, penerimaan barang, check sheet PTA, serta bukti bukti transaksi lainnya. Dukumen diatas merupakan copy atau salinan (berwarna merah) dari berkas asli.

*   Surat jalan keluar
Surat jalan keluar dengan berdasarkan jenis Returnable dengan kategori Sample disimpan bersama dengan konsep surat jalan dan tanda penyerahan barang. Surat jalan berupa copy berwarna merah / hijau.

5)    Melakukan Pengiriman dan Pengambilan Dokumen yang dikirim
Pengiriman dokumen dilakukan untuk menindaklanjuti dokumen yang telah dibuat untuk diproses kembali  kepada department selanjutnya yang bersangkutan, dalam proses penyelesaian dokumen kantor hingga proses akhir penyimpanan.
Dapat juga pengiriman dokumen untuk mendapatkan tanda tangan dari pimpinan yang bersangkutan untuk persetujuan atas dokumen tersebut. Pengiriman dokumen dapat dilakukan dengan membawa buku ekspedisi sebagai tanda bukti bawa dokumen yang di kirim telah diterima oleh si penerima, dengan cara membubuhkan tanda tangan atau paraf di dalam buku.


3.    Alat dan Bahan yang digunakan
Alat dan bahan yang sering digunakan dalam melakukan pekerjaan di kantor adalah :
*   Telepon
Yaitu jenis telepon kantor yang terletak di atas meja telepon. Di meja telepon juga terdapat buku daftar nomor telepon dan buku khusus untuk mencatat pesan telepon. 
*   Komputer
Yaitu komputer yang dipakai setiap harinya untuk melakukan pekerjaan kantor. Setiap perangkat komputer karyawan dilengkapi dengan mesin printer sebagai pencetak dokumen.
*   Printer
Terdapat 2 jenis printer di dalam kantor, yaitu printer biasa untuk mencetak dokumen yang dibuat dalam lembar kerja Microsoft Word ataupun Excell. Dan printer khusus untuk mencetak dokumen yang dibuat dalam lembar kerja fox pro yaitu berupa nota penerimaan barang laporan inspeksi dan sebagainya. Kertas yang digunakanpun berlubang lubang pada bagian kiri dan kanan kertas.
*   Mesin Scanning
Yaitu mesin yang digunakan untuk meng-scan dokumen sehingga bisa dicetak kembali setelah dimodifikasi di dalam lembar kerja komputer. Dapat juga digunakan untuk menggandakan dokumen Dalam jumlah yang diinginkan. Tetapi kelemahan mesin ini membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mencetak dokumen.  
*        Mesin Foto Copy
Mesin ini berfungsi sebagai mesin pengganda dokumen yang berukuran cukup besar. Dapat menggandakan dokumen dengan waktu yang singkat dalam jumlah yang banyak.
*   Filling Cabinet ( almari arsip )
Yaitu jenis almari besi yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berkas atau dokumen yang telah melalui proses pengarsipan. Terdapat beberapa sekat ruang dalam satu almari arsip, yang berfungsi untuk membatasi kategori dokumen yang di simpan dalam oudner.
*   Oudner
Oudner adalah tempat file atau dokumen yang di dalamnya terdapat alat penjepit dari besi untuk memudahkan penyimpanan dan keamanan dokumen. Oudner ukuran besar untuk menyimpan dokumen / arsip surat jalan, dan oudner ukuran besar untuk menyimpan arsip bon pengambilan barang.
*   Buku Ekspedisi 
Buku yang berfungsi sebagai buku pengantar untuk penyerahan dokumen yang diterima. Sebagai tanda bukti bahwa dokumen tersebut telah dikirim dan diterima dengan baik oleh yang bersangkutan, dengan cara membubuhkan tanda tangan ke dalam buku ekspedisi oleh si penerima dokumen.
*   Sapler dan isi stapler
*   Gunting, Lem Kertas, Klip Besar
*   Kertas HVS ( baik A4, A3, atau F4 )

4.   Prosedur Pelaksanaan
Prosedur pelaksanaan dilakukan dengan pedoman tentang bagaimana cara penulis bekerja melakukan pekerjaan kantor, dan menaati tata tertib di dalam kantor perusahaan. Adapun tata tertib dalam perusahaan / pabrik adalah sebagai berikut :
-       Melaksanakan prakerin mulai pukul 08.00 – 16.00 ( mendapat fasilitas makan dan transportasi jemputan bis karyawan ).
-       Tidak bekerja diluar jam kerja yang telah ditentukan.
-       Memakai tanda pengenal ( diklat ) selama didalam area pabrik / perusahaan.
-       Berpakaian seragam sekolah ( seragam praktek ), harus sopan dan rapi.
-       Bertingkah laku sopan selama dalam area perusahaan ( mengisi jurnal kegiatan / daftar hadir di tempat prakerin ).
-       Memberitahu baik secara lisan atau tulisan kepada pembimbing di pabrik apabila tidak dapat hadir.
-       Menyerahkan hasil laporan prakerin sebanyak stu buah ke bagian personalia, paling lambat stu bulan setelah berakhirnya prakerin.

5.   Kebersihan dan Keselamatan Kerja
Kebersihan dan Keselamatan Kerja di Industri adalah suatu hal yang sangat penting, terutama dalam hal mengutamakan keselamatan kerja. Hal ini terbukti apa yang diterapkan di sekolah tentang keselamatan kerja baik secara teori maupun secara praktek, ternyata di dunia industri lebih cendrung ke implementasi prakteknya. Berikut Implementasi penerapan keselamatan kerja di dunia kerja / industri misalnya di area pabrik dikelilingi dengan rambu-rambu keselamatan kerja seperti: Jagalah kebersihan, Utamakan keselamatan kerja, Buanglah sampah pada tempatnya, No Smoking, dsb. Alat kelengkapan keselamatan kerja seperti : Masker, Alat Pemadam Kebakaran, Kotak P3K, dsb.
Kebersihan dalam pelaksanaan prakerin juga harus diperhatikan. Di department store terdapat suatu pedoman / aturan kerja kebersihan yang disebut 5R, yang diselenggarakan oleh manager department dan  berlaku untuk setiap karyawan department store. 5R artinya rapi, resik, rawat, rajin, dan ringkas. Setiap karyawan store harus mematuhi semboyan 5R dalam melaksanakan pekerjaan kantor.
-       Rapi
Dalam berpakaian, menempatkan alat kantor setelah digunakan, merapikan meja sebelum meninggalkan tempat kerja, dsb.
-       Resik
Menjaga agar setelah selesai mengerjakan pekerjaan, meja selalu bersih ( resik ) dari alat atau kertas kertas yang berserakan. Dan membuang benda benda yang  tidak digunakan lagi ke tempat.
-       Rawat
Menjaga dan merawat alat alat kantor yang dipakai setiap hari, agar terjaga dari kehilangan benda.
-       Rajin
Berusaha berangkat pulang kerja tepat waktu, baik saat jam istirahat dimulai sampai selesai. Berusaha agar tidak absen, kecuali ada hal yang berkepentingan.
-       Ringkas
Sama seperti istilah resik dan rapi. Artinya ringkas, tidak berantakan, simple dan teratur.

C.   Masalah Yang Dihadapi Prakerin dan Pemecahannya
1. Masalah Yang Diadapi
a.    Tugas yang diberikan terkadang berbeda dengan yang diajarkan di sekolah.
b.    Kurangnya menguasaiperalatan kantor.
c.         Tempat antar department sangat berjauhan.
d.   Terlalu banyak truk dan forklift seihingga mengakibatkan banyak asap terhirup dan mengganggu pernafasan.
e.    Terlalu bising apabila mengantarkan dokumen yang berada dalam kantor area produksi.
f.     Waktu jam kerja terlalu banyak, sehingga menguras banyak tenaga.
2.  Pemecahan Masalah Yang Dihadapi
a.    Bila mengalami kesulitan atau tidak mengerti, penulis bertanya kepada pembimbing.
b.    Bila kesulitan saat memakai alat-alat kantor bertanya kepada pembimbing.
c.    Karena tempat yamng berjauhan, maka lebih baik memakai dispensasi sepeda yang sudah tersedia di tiap department
d.   Dengan cara menggunakan masker atau menutup hidung saat melewati truk atau forklift yang lalu lalang di jalan.
e.    Memakai earplug atau menutup telinga saat melewati pabrik produksi.
f.     Berusaha menjaga kondisi badan agar tetap sehat dan bersemangat dalam bekerja.
g.    Berusaha dan belajar agar kesulitan itu sedikit demi sedikit hilang.

No comments:

Post a Comment