Thursday, August 31, 2017

Perayaan Idul Adha di Berbagai Negara

Hari ini, umat Islam Indonesia merayakan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat, 1 September 2017. Biasanya orang-orang akan melaksanakan shalat Idul Adha berjamaah di masjid dan lapangan yang luas, menyembelih hewan kurban, kemudian menyantap berbagai makanan khas Idul Adha bersama keluarga.
Lantas, bagaimana umat Islam di dunia merayakan Idul Adha? Yuk, intip tradisi negara-negara di dunia merayakan Idul Adha.

Sumber: http://harianriau.co/assets/berita/original/51026807259-rohul.jpg
1.    Amerika Serikat
Umat Islam di Amerika merayakan Idul Adha dengan melaksanakan shalat Id di masjid dan tidak memakan apapun sebelumnya. Setelah shalat Idul Adha, mereka akan merayakannya bersama keluarga dan teman. Mereka sangat menikmati kebersamaan dan saling berbagi. Selama lebaran Idul Adha, para dermawan dan organisasi amal akan membagikan daging kurban dan makanan lain untuk orang-orang yang tidak mampu.

2.    Bangladesh
Bangaladesh sangat memperhatikan hewan yang akan dikurbankan. Hewan yang dikurbankan saat hari raya Idul Adha wajib dalam keadaan sehat. Selain kesehatan, usia hewan yang dikurbankan pun diperhatikan. Perayaannya pun dilaksanakan selama tiga hari di Bangladesh. Sama seperti negara lainnya, warga Muslim menunaikan shalat Idul Adha berjamaah pada pagi hari lalu mendengarkan khotbah.

3.    China
Di China, hanya pria yang ramai-ramai pergi shalat Idul Adha di masjid, sedangkan wanitanya tidak diperkenankan sholat Id di Masjid. Takbiran di China biasaya dilakukan sambil membakar Hio dan dibawa ke dalam masjid kemudian menancapkannya ke mangkok tempat Hio. Hal ini dilakukan sebelum ceramah sholat Idul Adha dimulai.

4.    Maroko
Libur Idul Adha berlangsung selama 3 hari, tidak banyak perbedaan seperti yang dilakukan Umat Islam di Indonesia, dimana masyarakat Muslim di Maroko pergi ke Masjid untuk melaksanakan Shalat Idul Adha, kemudian melakukan proses penyembelihan hewan kurban. Setelah itu mereka akan membagikannya ke masyarakat yang kurang mampu.

5.    Arab Saudi
Berbeda dengan di Indonesia, hari raya Idul Adha justru merupakan hari raya terbesar di Arab Saudi, karena selain berkurban, Idul Adha merupakan puncak ibadah Haji. Kerajaan Arab Saudi disibukan dengan pemotongan hewan kurban, yang kemudian di bagikan ke negara-negara Islam yang kekurangan, terutama di kawasan Asia dan Afrika. Pembagian hewan kurban ini sebelumnya dibekukan dan dikirimkan melalui kontainer, yang diangkut oleh kapal laut dan pesawat terbang.

6.    Mesir
Sama seperti di Indonesia, umat Muslim di Mesir merayakan Idul Adha dengan melaksanakan shalat Id di masjid dan akan ada khotbah setelah menunaikan shalat kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.

7.    Pakistan
Idul Adha dirayakan sebagai sebuah acara yang dilangsungkan selama 4 hari di Pakistan. Selama perayaan ini, toko-toko ditutup. Umat muslim di Pakistan akan menunaikan salat Id pada pagi hari, lalu mendengarkan khotbah. Setelahnya, umat muslim yang mampu akan menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada keluarga, teman dan orang-orang kurang mampu.


(Dari berbagai sumber)

No comments:

Post a Comment